Minuman Setan

Hmm, kayaknya emang radio satu2nya hiburanku … daya listrik yg kurang di kost kami membuatku tak bisa menikmati hiburan lain selain alat elektronik yang aku sebutkan barusan, itupun dr hp … tragis bgt … Makanya, lagi-lagi di suatu siang suara di radioku membuatku tersenyum-senyum sendiri. Pas ada acara lelucon, tp aku lupa stasiun radionya apa ya???
Jd ceritanya ada percakapan antara seorang bapak ma anaknya. Bapak itu kaget banget pas ngeliat anaknya sedang mabuk, minum minuman keras.
Bapak : ” Nak, apa yang kamu lakukan?! ”
Anak : ” Minum-minum, Pak.”
Bapak : ” Minuman keras ?!”
Anak : ” Iya, Pak. Ini minuman keras.”
Bapak : ” Waduh, itu tidak boleh, Nak! Itu minuman setan!”
Anak : ” Memangnya kalo minuman setan kenapa,Pak?”
Bapak : ” Lha iya, minuman setan ya untuk setan. Kalo kamu yang minum, terus nanti setannya minum apa?!”
Wkwkwk … aku ngikik sendiri … ada-ada aja si Bapak …

Cerita yang paling aku sukai

Setelah sekian lama mencari artikel tentang kejahatan ini, akhirnya aku menemukannya. Semua berawal ketika aku mendengarkan radio, dan cerita ini benar-benar aku sukai. Konon, katanya ini adalah kisah nyata.

Tuhan Menciptakan Kejahatan?

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”. Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.” Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”
“Tentu saja,” jawab si Profesor Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?” “Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.” Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?” Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam. Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

Dari milis motivasi.

Hello world!

Welcome to My Page. It’s all about life.

  • Belanja Buku


    Masukkan Code ini K1-E49FDE-8
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
  • Kumpul Blogger

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.